diff --git a/F1G119037-Subhan Aldiansyah/Tugas 1/index.html b/F1G119037-Subhan Aldiansyah/Tugas 1/index.html new file mode 100644 index 0000000..cd8e6da --- /dev/null +++ b/F1G119037-Subhan Aldiansyah/Tugas 1/index.html @@ -0,0 +1,9 @@ + + + + F1G119037 | Subhan Aldiansyah + + +

Halo Ilkom!

+ + \ No newline at end of file diff --git a/F1G119037-Subhan Aldiansyah/Tugas 2/HTML Dasar.html b/F1G119037-Subhan Aldiansyah/Tugas 2/HTML Dasar.html new file mode 100644 index 0000000..9b9b6ee --- /dev/null +++ b/F1G119037-Subhan Aldiansyah/Tugas 2/HTML Dasar.html @@ -0,0 +1,66 @@ + + + + + + + SubSub-Hann Blog + + + Horror Banner +

SubSub-Hann Blog

+
+ +

Scary Opening

+ Mimpi Buruk +

Sumber : Pixabay

+

Ditulis oleh Subhan Aldiansyah 15 September 2021 18:25
+

Mengawali cerita horor itu jangan setengah-setengah. Kita harus bisa narik pembaca di awal paragraf agar mereka gak kabur duluan sebelum kita menyuguhkan bagian terbaik dari naskah kita.

+

Seperti yang telah kita tau sebelumnya, inti pada cerita horor adalah menciptakan suasana yang menyeramkan agar pembaca ketakutan. Nah, berikan feel itu di awal cerita, di bab pertama. Kalau perlu di paragraf pertama itu feel seramnya udah dapet, karena itulah yang dicari orang-orang saat ingin membaca cerita horor.

+

Gak perlu harus nunggu sampai ending bab 1 apalagi bab 2 untuk memberikan kesan horor pertama, sebab pembaca bisa aja udah minggat di pertengahan bab pertama. Kalau sampai itu terjadi, feel horor yang kita suguhkan di ending bab 1 pun jadi sia-sia. Rugi, kan? Maka dari itu, bagian awal bab 1 sangat penting untuk mendapatkan pembaca.

+

Scary opening bisa diciptakan melalui permainan tensi. Mengawali cerita dengan tensi yang tinggi bisa menarik perhatian pembaca, sebab feel horornya sudah terasa sejak paragraf pertama.

+

Adegan bertensi tinggi yang bisa menciptakan suasana menyeramkan bisa diawali dengan tokoh yang terjebak. Menyiksa tokoh di awal itu sangat bagus untuk menarik pembaca. Kita bisa membuat salah satu tokoh terjebak di rumah tua bersama dengan orang gila yang memegang pisau, terjebak di gang sempit dengan zombie yang berjalan perlahan menghampiri tokoh, terjebak di rumah sakit yang dijadikan sebagai sarang hantu, terjebak di atas perahu sambil dikelilingi oleh ikan piranha, terjebak di lift sendirian, terjebak di dalam terowongan tambang, dan lain-lain.

+

Mari kita lihat cuplikan cerita di bawah ini.

+ +

TERSESAT

+ Hutan Malam +

Sumber : Tumblr

+

+ Napas memburu selaras dengan detak jantung. Paru-paru kembang kempis secara tak beraturan + dengan tempo yang cepat. Hal itu benar-benar membuat dada sesak. Seorang pria berlari tanpa + arah menyusuri jalur tanjakan dengan tergopoh. Meskipun berulang kali terjatuh akibat jalan + setapak yang penuh dengan batu, ia tetap bangkit dan meneruskan langkah tanpa memedulikan + tubuh yang sudah luka-luka. Sesekali pria itu menoleh ke belakang. Tampak seorang wanita + mengenakan sinjang dan apok berwarna kuning dengan hiasan bunga dan daun di sudut pakaian. + Tak lupa pula dengan selendang yang sangat panjang dan lebar melekat di pinggangnya. + Selendang itu berkibar seolah diterpa angin. Ya, wanita itu mengenakan pakaian penari + jaipong. +

+

Namun, jangan sekali-kali berpikir kalau dia itu cantik. Tidak! Tidak sama sekali. Siapa yang + tak lari jika melihat seorang wanita tua berlumuran darah dengan kaki yang sama sekali tak + menyentuh tanah? Bahkan terdapat kelabang yang keluar masuk di pipinya yang keriput. Wanita + itu mengejar si pendaki dengan tenang. Bahkan tangannya yang gemulai tak berhenti menari. + Meskipun badan terlihat gemulai, lehernya tampak kaku seperti telah mengalami kecelakaan. + Kepalanya tak pernah bergerak, selalu dalam posisi miring ke kiri. Sementara itu, si pendaki + sudah hampir kehabisan napas menyusuri tanjakan tanpa istirahat. +

+


Yah, kurang lebih seperti itu + cara membuka cerita dengan teknik Scary Opening. Bagian selanjutnya akan dibahas di part yang lain.

+

Terima kasih telah berkunjung ....

+
+ +
+        
+            Ditulis oleh Subhan Aldiansyah
+            NIM F1G119037
+            subhanaldiansyah3@gmail.com
+            Sulawesi Tenggara, Indonesia
+        
+
+        Kunjungi akun media sosial saya : Facebook
+    
+ +
+

copyright SubSub-Hann 2021

+ + \ No newline at end of file