diff --git a/id.html b/id.html new file mode 100644 index 0000000..fb1f3dd --- /dev/null +++ b/id.html @@ -0,0 +1,1662 @@ + + + + + + + + Kebijaksanaan dan/atau Kegilaan Kerumunan + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + +
+ + +
+
+
+ + +
+
+
+ + + + + + + + + + +
+ + + + + +
+ +
+ + +
+
memuat...
+
+ + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + +
+ KEBIJAKSANAAN + dan/atau + KEGILAAN +
+ KERUMUNAN +
+ +
+ + + + oleh nicky case • diterjemahkan oleh emmanuella rumanti • versi asli bahasa Inggris --> +
+ +
+ + + + + + + memuat... + + + + ayo bermain!
+
+ + + + + + +

+ + Sir Isaac Newton lumayan yakin dia seseorang +
+ yang pandai. Maksudku, setelah menciptakan kalkulus +
+ dan teori gravitasi, dia seharusnya cukup pintar untuk +
+ melakukan sedikit investasi keuangan, kan? Tapi, singkatnya, dia +
+ rugi $4.600.000 (dalam dolar hari ini) dalam sebuah kegilaan +
+ spekulasi nasional yang bernama South Sea Bubble of 1720. + +

+ + Seperti yang kemudian dikatakan Pak Newton: “Aku bisa menghitung +
+ pergerakan benda-benda langit, tetapi bukan kegilaan orang.”
+ + iyaaa kasihan
+ +
+ + + +
+ + Tentu saja, itu bukan satu-satunya +
+ waktu pasar, institusi, atau segenap +
+ demokrasi menjadi berantakan — kegilaan +
+ kerumunan. Namun saat kamu mulai kehilangan harapan dengan +
+ umat manusia, kamu melihat orang-orang bekerja sama untuk +
+ menyelamatkan satu sama lain dalam badai, komunitas-komunitas membuat +
+ solusi untuk masalah-masalah, orang-orang berjuang untuk dunia yang lebih baik +
+ — kebijaksanaan kerumunan! + +
+ + Namun kenapa kah sebagian kerumunan berubah menjadi kegilaan, atau kebijaksanaan? +
+ Tidak ada teori yang bisa menjelaskan semuanya, tapi menurutku sebuah +
+ bidang studi baru, ilmu jaringan (network science), bisa memandu kita! Intinya +
+ adalah: untuk mengerti kerumunan, yang mesti kita lihat bukan para +
+ individu, tetapi... + + ...hubungan-hubungan mereka.
+ +
+ + + + + Ayo gambar sebuah jaringan! + Setiap hubungan menunjukkan sebuah persahabatan antara dua orang: + + + + gambar untuk menghubungkan + + + + coret untuk   memutuskan + + + + + ketika kamu sudah selesai corat-coret dan bermain-main, + ayo lanjut
+ +
+ + + + Nah, hubungan-hubungan sosial bukan hanya untuk membuat gambar-gambar cantik. + Orang-orang bergantung pada hubungan-hubungan sosial mereka untuk memahami dunia + mereka. Sebagai contoh, orang-orang melihat ke teman sebaya mereka untuk + mencari tahu berapa % dari dari teman-teman mereka (tidak menghitung diri + sendiri) adalah, misalnya, pemabuk. + + + + + Gambar/hapus hubungan-hubungan, dan lihat apa yang terjadi!
+
+ + + oke, ngerti + + + + Meskipun begitu, jaringan-jaringan bisa menipu orang. Seperti + bagaimana bumi terkesan datar karena kita berada di atasnya, orang bisa + mendapatkan pemahaman yang salah tentang masyarakat karena mereka bagian darinya. + + + +
+ catatan bonus ekstra opsional! ↑ +
+
+ ↓ link dan referensi +
+
+ + + + + +
+ + Sebagai contoh, sebuah penelitian tahun 1991menunjukkan bahwa + “hampir semua mahasiswa melaporkan bahwa teman dia minum lebih banyak daripada dia.” + Namun, itu kedengarannya mustahil! + Kok bisa begitu? + Nah, kamu bakal menemukan jawabannya sendiri, dengan menggambar sebuah jaringan. + Waktunya... + + MENIPU SEMUA ORANG
+ +
+ + + + WAKTUNYA MAIN TEKA-TEKI! +
+ Buat semua orang berpikir + bahwa mayoritas teman mereka (ambang minimal 50%) adalah pemabuk + (meskipun pemabuk kalah jumlah dengan perbandingan 1:2!) + +
+ + TERTIPU: + + + dari 9 orang + + + Selamat! Kamu berhasil memanipulasi sekumpulan mahasiswa sampai mereka percaya + bahwa sebuah perilaku yang sangat tidak sehat itu sebetulnya umum! Bagus! + ...uh, makasih? + + + + + Apa yang baru saja kamu buat disebut Ilusi Mayoritas, + yang juga menjelaskan kenapa orang berpikir pandangan politik mereka adalah + konsensus, atau kenapa radikalisme terkesannya lebih umum daripada yang sesungguhnya. + Kegilaan. + + + + Namun orang-orang tidak hanya mengamati pendapat dan perilaku orang lain + secara pasif, mereka aktif menirunya. + Sekarang, mari kita lihat sesuatu yang ilmuwan jaringan sebut... + + “Penularan!”
+ + +
+ + + + + Mari kita singkirkan "ambang minimal" untuk sekarang. + Di bawah ini: kita punya seseorang dengan informasi. + Misinformasi. "Fake news", kalau kata anak gaul. + Dan setiap hari, orang tersebut menyebarkan rumor, seperti virus, ke teman-temannya. + Dan kemudian mereka menyebarkannya ke teman-teman mereka. Dan seterusnya. +
+ + Mulai simulasinya!
+ (p.s: kamu tidak bisa menggambar sementara simnya berjalan) +
+
+ + + Catatan: meskipun memiliki nama negatif, "penularan" bisa baik atau buruk (netral atau ambigu). + Ada bukti statistik kuat bahwa + merokok, kesehatan, kebahagiaan, pola pilihan politik, dan tingkat kerja sama + semuanya "menular" -- + dan bahkan sedikit bukti bahwa begitu pula untuk bunuh diri dan penembakan massal. + + + + itu menyedihkan
+
+ + + Memang benar. + Namun demikian, WAKTUNYA BERMAIN TEKA-TEKI! +
+ Gambar sebuah jaringan & jalankan simulasinya, + agar semua orang tertular "penularan"-nya. +
+ (aturan baru: kamu tidak bisa memotong hubungan tebal) +
+ + + fantastis, sungguh luar biasa
+
+ + + Penyebaran kegilaan ini disebut "information cascade". + Pak Newton tertipu sebuah cascade sepertinya pada 1720. + Institusi-institusi keuangan dunia tertipu sebuah cascade sepertinya pada 2008. +

+ Meskipun begitu: simulasi ini salah. + Kebanyakan ide tidak menyebar seperti virus. + Dengan banyak kepercayaan dan perilaku, kamu perlu "diekspos" ke penularnya lebih dari sekali + sebelum "tertular". + Jadi, ilmuwan jaringan (network scientists) telah menciptakan sebuah cara lebih baru dan + baik untuk menjelaskan bagaimana ide/perilaku menyebar, dan mereka menyebutnya... + “Penularan Kompleks!”
+
+ + + + + + Mari kita kembalikan "ambang" dan contoh mabuk-mabukan ! + Ketika kamu pertama kali bermain dengan ini, orang-orang tidak mengubah perilaku mereka. + +

+ + Sekarang, mari kita simulasikan apa yang terjadi jika orang-orang + mulai minum saat 50%+ dari teman-teman dia melakukannya! + Sebelum kamu memulai, tanyakan kepada dirimu apa yang menurutmu seharusnya terjadi. + +

+ + Sekarang, jalankan simulasinya, dan lihat apa yang sebetulnya terjadi!
+ +
+ + + + + Tidak seperti penularan "fake news" kita sebelumnya, + penular ini tidak menyebar ke semua orang! + Beberapa orang pertama menjadi "terinfeksi" karena meskipun mereka hanya diekspos + ke satu pemabuk, pemabuk tersebut 50% dari pertemanan mereka. (ya, mereka kesepian) + Sebaliknya, orang yang berada di dekat akhir rantai tersebut tidak "terinfeksi" + karena meskipun mereka diekspos ke seorang teman pemabuk, + ambang 50%+ tidak dilewati. + +
+ + % relatif dari teman "terinfeksi" berpengaruh. + Itulah perbedaan teori penularan kompleks dan + teori penularan sederhana ia-menyebar-seperti-virus naif kita. + (bisa dibilang "penularan sederhana" hanyalah penularan dengan ambang batas infeksi "lebih dari 0%") + +
+ + Namun, penularan tidak selalu buruk — + jadi cukup dengan kegilaan kerumunan, bagaimana dengan... + jadi cukuplah dengan kegilaan kerumunan, bagaimana dengan... + ...kebijaksanaan kerumunan? + +
+
+ + + + Sekarang, ada seseorang relawan yang... aku tidak tahu, + terjun ke lokasi puting beliung, atau mengajar anak-anak kurang mampu, atau sesuatu yang keren seperti itu. + Pokoknya, kegiatannya adalah penular kompleks "baik". + Tapi kali ini, coba kita bilang ambang batasnya hanya 25% — + orang rela menjadi relawan, tapi hanya jika 25% atau lebih dari teman mereka juga melakukannya. + Hei, perbuatan baik perlu sedikit dorongan sosial. + +

+ + ← "Tular" semua orang dengan good vibes! + +
+ + + + + CATATAN: Sukarela hanyalah satu dari banyak penular kompleks! + Contoh lainnya: jumlah orang yang menggunakan hak pilihnya, + gaya hidup, menantang pemikiran diri, + menghabiskan waktu untuk mendalami sebuah isu — apa pun + yang memerlukan lebih dari satu kali "pengeksposan". + Penular kompleks tidak selalu bijaksana, + tapi kebijaksanaan adalah sebuah penular kompleks. + +
+ + (Jadi apa yang merupakan contoh penular sederhana dunia nyata? + Biasanya potongan trivia, seperti "oposum memiliki 13 puting") + + + + Sekarang, untuk sungguh-sungguh menunjukkan kekuatan dan keanehan penularan kompleks, kita balik lagi... + + ...ke sebuah teka-teki dari sebelumnya
+ +
+
+ + + Ingat ini? Kali ini, dengan sebuah penularan kompleks , ini sedikit lebih susah... +
+ Coba "tularkan" semua orang dengan kebijaksanaan kompleks!
+
+ + + (silakan klik 'mulai' dan coba solusi sebanyak yang kamu mau) + + + + MANTUL
+
+ + + Nah, kamu mungkin berpikir kamu mesti terus menambah hubungan untuk menyebarkan penularan apapun, + "kompleks" atau "sederhana", baik atau buruk, bijaksana atau gila. + Tapi apakah itu benar? Mari kita balik ke... + + + ...sebuah teka-teki dari sebelumnya
+
+ + + Jika kamu mengklik "mulai" di bawah, penularan kompleks bakal menyebar ke semua orang. + Tidak mengejutkan. + Tapi sekarang, ayo kita lakukan kebalikan dari semua yang telah kita lakukan sebelumnya: + gambar sebuah jaringan untuk mencegah penularan menyebar ke semua orang!
+
+ + + Kamu lihat? + Meskipun hubungan yang lebih banyak selalu membantu penyebaran ide sederhana, + jumlah hubungan yang lebih besar menghalangi penyebaran ide kompleks! + (membuatmu bertanya-tanya tentang internet, hm?) + Dan ini bukan hanya sebuah soal teoretis. Ini bisa menjadi soal hidup... + + + + ...atau mati.
+
+ + + + Orang-orang di NASA pintar-pintar. + Toh, mereka mampu menggunakan teori-teori Newton untuk membawa kita ke bulan. + Namun, singkatnya, pada 1986, + meskipun sudah diperingatkan oleh para insinyurnya, + mereka meluncurkan Challenger + yang meledak dan menyebabkan korban jiwa tujuh orang. + Penyebab langsungnya: + pagi itu terlalu dingin. + +
+ + Penyebabnya yang tidak begitu langsung: para manajer tidak mendengarkan peringatan insinyur. + Kenapa? Karena pemikiran kelompok. + Ketika suatu kelompok terlalu erat, (seperti bagaimana mereka biasanya di puncak institusi) + mereka menjadi kebal terhadap ide-ide kompleks yang menantang keyakinan atau ego mereka. + +
+ + Jadi, itulah bagaimana institusi-institusi bisa dijatuhkan oleh kegilaan kerumunan. + Namun bagaimana caranya agar kita bisa "merancang" untuk kebijaksanaan kerumunan? + Singkatnya, dua kata: + + Pengikatan & Penjembatanan
+ +
+ + + + + ← Terlalu sedikit hubungan, dan sebuah ide tidak bakal bisa menyebar. +
+ Terlalu banyak hubungan, dan kamu bakal mendapatkan pemikiran kelompok.
+
+ + + + Gambar sebuah kelompok yang pas kena: + tepat cukup terhubung untuk menyebarkan ide kompleks! +
+
+
+ + + Cukup sederhana! + Jumlah hubungan yang ada dalam suatu kelompok disebut modal sosial terikat. + Namun bagaimana dengan hubungan ... + ...antarkelompok? + + + + Seperti yang mungkin sudah kamu tebak, + jumlah hubungan antara kelompok disebut + modal sosial menjembatani. + Ini penting, karena ini membantu kelompok-kelompok keluar dari echo chamber yang tertutup! +
+ Bangun sebuah jembatan, untuk "menulari" semua orang dengan kebijakan kompleks: +
+ + + Seperti dengan pengikatan, ada titik pas untuk penjembatanan juga. + (tantangan tambahan: coba gambar jembatan sedemikian tebalnya penularan kompleks + tidak bisa melewatinya!) + Sekarang setelah kita tahu cara "merancang" hubungan dalam dan antara kelompok, ayo... + ...lakukan KEDUANYA pada saat yang bersamaan! + + + + + FINAL PUZZLE! +
+ Gambar hubungan dalam kelompok (pengikatan) dan antara kelompok (penjembatanan) + untuk menularkan kebijaksanaan ke seluruh kerumunan: + +
+ + + Selamat, kamu telah menggambar suatu jenis jaringan yang sangat istimewa! + Jaringan dengan campuran tepat pengikatan dan penjembatanan + sangatlah penting, dan mereka disebut... + “Jaringan Dunia Kecil”
+ +
+ + + "Unity without uniformity". "Diversity without division". "E Pluribus Unum: out of many, one". +
+ Tidak peduli bagaimana orang mengatakannya, + orang-orang dari lintas waktu dan budaya sering mendapatkan hikmah yang sama: + + masyarakat yang sehat perlu jumlah ikatan dalam kelompok dan + jembatan antara kelompok yang pas. + + Itu adalah: + +
+ + Bukan ini... +
+ (karena ide tidak bakal bisa menular) +
+ + atau pun ini... +
+ (karena kamu bakal mendapatkan pemikiran kelompok) +
+ + ...tetapi INI: + + + + Ilmuwan jaringan sekarang punya definisi matematis untuk kearifan ini: + jaringan dunia kecil. + Campuran optimal dari pengikatan+penjembatanan ini menjelaskan + bagaimana neuron kita terhubung + mengembangkan kreativitas kolektif + dan pemecahan masalah + serta bahkan satu kali membantu Presiden AS John F. Kennedy menghindari perang nuklir! + Jadi, ya, dunia kecil ini adalah hal besar. + + + + oke, ayo kita simpulkan ini...
+
+ + + + + (pst... mau tahu rahasia?) + + + + Penularan: + + + sederhana + + + kompleks + + + Warna Penularan: + + + Pilih alat... + + + + Gambar Jaringan + + + Tambahkan Orang + + + Tambahkan "Tertular" + + + Seret Orang + + + Hapus Orang + + + HAPUS SEMUANYA + + + + (...atau, gunakan shortcut keyboard!) + + + + [1]: Tambahkan Orang     [2]: Tambahkan "Tertular" +
+ [Spasi]: Seret     [Tombol Hapus]: Hapus +
+ + + + + +
+ KESIMPULANNYA: ini semua soal... +
+
+ Penularan & Hubungan +
+ +
+ Penularan: + Seperti bagaimana neuron-neuron meneruskan impuls listrik di otak, + orang-orang meneruskan kepercayan & perilaku dalam suatu masyarakat. + Kita tidak hanya memengaruhi teman-teman kita, + tetapi juga teman dari teman kita, dan bahkan teman dari teman dari teman kita! + (“jadilah perubahan yang ingin kamu lihat di dunia” dst dst) + Namun, seperti dengan neuron, yang penting bukan hanya impuls listrik tetapi juga... +
+ +
+ Hubungan: + Terlalu sedikit hubungan dan ide kompleks tidak bakal bisa menyebar. + Terlalu banyak hubungan dan ide kompleks dihancurkan oleh pemikiran kelompok. + Triknya adalah untuk membuat jaringan dunia kecil, sebuah campuran optimal + dari pengikatan dan penjembatanan: e pluribus unum. +
+ +
+ (mau bikin simulasimu sendiri? + coba cek Mode Sandbox dengan cara mengklik tombol (★) di bawah!) +
+ +
+ Jadi, bagaimana dengan pertanyaan-pertanyaan kita dari awal? + Kenapa kah sebagian kerumunan berubah menjadi ... +
+
+ ...kebijakan dan/atau kegilaan?/next> +
+ +
+ + + + +
+ + Dari Newton sampai NASA sampai ilmu +
+ jaringan, kita telah membahas banyak soal ini +
+ hari ini. Singkatnya, kegilaan kerumunan tidak +
+ serta-merta disebabkan para individu, tetapi disebabkan +
+ oleh bagaimana kita semua terjerat satu sama lain dalam jaringan. + +
+ + Hal tersebut TIDAK berarti menanggalkan kewajiban, karena +
+ kita semua juga turut merajut jaringan tersebut. Jadi, tingkatkanlah penularanmu: +
+ biasakan skeptis terhadap ide-ide yang merayumu, habiskan waktu +
+ mempelajari ide kompleks. Dan, tingkatkan hubungan-hubunganmu: akrabi orang-orang +
+ yang sefrekuensi, tetapi tetap bangun jembatan menyebrangi kesenjangan budaya dan politik. + +
+ + Kita bisa merajut jaringan yang bijak. Tentu saja, lebih susah +
+ daripada mencorat-coret garis pada sebuah layar... + + ...tapi hasilnya sangat, sangat setimpal. + +
+
+ + + + “Keberhasilan dan tragedi besar sejarah disebabkan + tidak oleh manusia yang pada dasarnya baik atau jahat, + tetapi oleh manusia yang pada dasarnya manusia.” + +
+ ~ Neil Gaiman & Terry Pratchett +
+ <3 +
+ + + + + +
+ + + dibuat oleh +
+ NICKY CASE
+ + mainkan buatanku yg lain · + + ikuti twt aku + +

+ + + banyak cinta untuk dan terima kasih kepada +
+ PENDUKUNG PATREONKU
+ + lihat nama & dan gambar dari para pendukung · + + lihat playtester +
+ + bantu aku buat lebih banyak yang seperti ini! <3 + +

+ + + ♫ musiknya adalah + + "Friends 2018" dan "Friends 2068" + oleh Komiku +
+ </> Crowds is + + sepenuhnya open source +
+ +
+ + + +
+ +
+ + + + MENANG + + + mulai simulasi + + + reset & gambar ulang + + + Terjemahan oleh fans: + + + + + What the, no fan-made translations exist yet?! + + + (tambahkan punyamu!) + + + + + + + + + + +

+ Sebuah respons terhadap The Wisdom of Crowds karya James Surowiecki +

+ +
+ + + + Pertama-tama, aku tidak mengejek + + buku ini. + Ini buku yang bagus, dan Surowiecki sedang mencoba menghadapi pertanyaan yang juga aku mmiliki: + “kenapa sebagian kerumunan berubah menjadi kegilaan, atau kebijaksanaan?“ + +

+ + Jawaban Surowiecki: kerumunan membuat keputusan bagus saat setiap orang sebebas-bebasnya. + Dia memberikan sebuah kisah pekan raya, + tempat penduduk diundang untuk menebak berat seekor lembu. + Tidak disangka, rata-rata dari semua tebakan mereka lebih akurat daripada satu tebakan mana pun. + Namun ini intinya: orang-orang tersebut harus menebak secara mandiri dan bebas dari satu sama lain. + Jika tidak, mereka bakal dipengaruhi oleh tebakan salah sebelumnya + dan jawaban rata-ratanya bakal menjadi amat condong. + +

+ + Tapi... Menurutku "buat semua orang sebebas mungkin" adalah jawaban lengkapnya. + Bahkan para jenius, yang kita salah mengartikan sebagai pemikir yang paling independen, + amat dipengaruhi oleh satu sama lain. Seperti yang dikatakan oleh Sir Isaac Newton, + “Jika saya melihat lebih jauh, itu karena saya berdiri di atas pundak para Raksasa.” + +

+ + Jadi, ide yang mana yang benar? + Apakah kebijaksanaan datang dari berpikir sendirian, atau berpikir bersama orang lain? + Jawabannya: "iya" + +

+ + Jadi itulah yang aku bakal coba jelaskan di penjelasan yang bisa dieksplorasi ini: + bagaimana caranya menemukan titik yang pas di antara kemerdekaan dan ketergantungan — + yaitu, cara mendapatkan kerumunan yang bijaksana. + +
+ +
+ + +

+ Apa saja jenis hubungan yang ada? +

+ +
+ + Untuk menyederhanakan, + simulasi-simulasiku menganggap orang-orang hanya bisa dihubungkan oleh pertemanan + dan semua pertemanan bisa disamaratakan. + Namun, ilmuwan jaringan juga mempertimbangkan cara-cara lain kita bisa terhubung: + +
+
+ + + Hubungan direksional. Alice adalah bos Bob, tetapi Bob bukan bos Alice. + Carol adalah orang tua Dave, tetapi Dave bukan orang tua Carol. + "Bos" & "orang tua" adalah hubungan direksional: + hubungannya hanya searah. + Sebaliknya, "teman" adalah hubungan bidireksional: + hubungan tersebut dua arah. (ya, semoga) + +
+
+ + + Hubungan terberatkan. Elinor dan Frankie hanyalah kenalan. + George dan Harry adalah Sahabat Selamanya. + Meskipun kedua kasus tersebut sama-sama melibatkan "pertemanan", yang kedua lebih kuat. + Kita mengatakan bahwa kedua hubungan ini memiliki "berat" yang berbeda. + +
+
+ + + Ingat saja: semua simulasi ini salah. Sebagaimana semua peta itu "salah". + Kamu lihat peta di kiri? Bangunan-bangunan tidak berwujud balok-balok kelabu polos! + Kata-kata tidak mengambang di atas perkotaan! Namun, peta berguna tidak meskipun disederhanakan, + tetapi karena disederhanakan. Begitu pula untuk simulasi, atau teori ilmiah apa pun. + Tentu saja mereka "salah" — itulah yang membuat mereka berguna. + +
+ +
+ + +

+ Apa saja jenis penularan yang ada? +

+ +
+ + Ada banyak sekali cara ilmuwan jaringan bisa menyimulasikan "penularan"! + Aku memilih yang paling sederhana, untuk menjelaskan. + Namun inilah cara-cara lain kamu bisa melakukannya: + +
+
+ + + Penularan dengan Ketidakteraturan. + "Terekspos" ke suatu penularan tidak menjamin kamu bakal tertular, + hanya membuatnya lebih mungkin terjadi. + +
+
+ + + Orang-orang memiliki ambang batas penularan yang berbeda. + Simulasi-simulasiku menganggap semua orang memiliki ambang batas yang sama untuk mabuk-mabukan (50%) + atau bersuka rela (25%)% atau misinformasi (0%). + Tentu saja, itu bukan kasusnya di dunia nyata, dan kamu bisa membuat simulasimu mencerminkan itu. + +
+
+ + + Suatu ekologi penularan. + Bagaimana jika ada banyak penularan, dengan ambang batas yang berbeda-beda? + Sebagai contoh, dengan sebuah penularan "kegilaan" sederhana dan sebuah penularan "kebijaksanaan" kompleks. + Jika seseorang sudah tertular kegilaan, masih bisakah dia tertular kebijaksanaan? + Atau sebaliknya? + Bisakah seseorang tertular keduanya? + +
+
+ + + Penularan yang bermutasi dan berevolusi. + Ide-ide tidak diteruskan dari satu orang ke orang lain sebagaimana sebuah virus. + Seperti sebuah permainan Telepon, pesan tersebut bermutasi setiap diceritakan ulang — + dan terkadang, mutasinya menjadi lebih menular daripada yang aslinya! + Jadi, selang waktu, ide-ide "berevolusi" menjadi lebih mudah diingat, lebih mudah disalin, lebih menular. + +
+ +
+ +
+ + +

+ Aku ingin belajar lebih banyak! Apa lagi yang bisa aku baca dan/atau mainkan? +

+ +
+ + Penjelasan yang bisa dieksplorasi ini hanyalah batu loncatan untuk rasa penasaranmu, + agar kamu bisa menyelami pengetahuannya lebih jauh! + Beberapa sumber tentang jaringan atau sistem sosial: + +

+ + + Buku: + + Connected + oleh Nicholas Christakis dan James Fowler (2009). + Sebuah tur yang mudah dimengerti tentang bagaimana jaringan memengaruhi hidup kita, baik atau buruk. + + Sebuah cuplikan: Preface & Chapter 1 + + +
+
+ + + Interaktif: + + The Evolution of Trust oleh Nicky Case (aku) (2017). + Sebuah permainan tentang teori permainan mengenai bagaimana kerja sama dibangun... atau dihancurkan. + +
+
+ + + Interaktif: + + Parable of the Polygons oleh Vi Hart dan Nicky Case (aku juga) (2014). + Sebuah cerita tentang bagaimana pilihan-pilihan tidak berbahaya bisa mencipatakan sebuah dunia berbahaya. + +
+
+ + + Atau, jika kamu hanya ingin melihat sebuah galeri lengkap penuh hal-hal interaktif edukatif, ada + + Explorable Explanations, + sebuah pusat untuk belajar lewat bermain! + +
+ +
+ +
+ + + + + + + + + +

+ “hampir semua mahasiswa melaporkan bahwa teman dia minum lebih banyak daripada dia sendiri.” +

+ +
+ + “Biases in the perception of drinking norms among college students” oleh Baer et al (1991) +
+ +
+ + +

+ “Ilusi Mayoritas” +

+ +
+ + “The Majority Illusion in Social Networks” oleh Lerman et al (2016). +
+ Terkait: + Paradoks Pertemanan. +
+
+ + +

+ “ada bukti statistik kuat bahwa + kebiasaan merokok, kesehatan, kebahagiaan, pola pemungutan suara, dan tingkat kerja sama + semuanya bersifat menular” +

+ +
+ + Dari buku Nicholas Christakis dan James Fowler + yang ditulis secara gemilang dan bisa dimengerti orang awam, + + Connected (2009). + +
+
+ + +

+ “beberapa bukti bahwa begitu pula untuk bunuh diri [yang juga menular]” +

+ +
+ + “Suicide Contagion and the Reporting of Suicide: Recommendations from a National Workshop” + oleh O'Carroll et al (1994), disahkan oleh Centers for Disease Control & Prevention (CDC). +
+ +
+ + +

+ “beberapa bukti bahwa begitu pula untuk penembakan massal [yang juga menular]” +

+ +
+ + + “Contagion in Mass Killings and School Shootings” oleh Towers et al (2015). + +

+ + Lihat juga: + gerakan + Don't Name Them, + yang mendorong agar media pemberitaan TIDAK mempublikasikan nama, manifesto, dan isi media sosial pembunuh massal. + Ini menyebarkan penularannya. + Sebagai gantinya, media pemberitaan mestinya fokus terhadap korban, responden pertama, pahlawan sipil, + dan masyarakat yang berduka dan dalam proses penyembuhan. + +
+ +
+ + +

+ “Institusi-institusi keuangan dunia tertipu sebuah cascade sepertinya pada 2008” +

+ +
+ + “Lemmings of Wall Street” oleh Cass Sunstein adalah sebuah bacaan yang non-teknis dan singkat. + Diterbitkan pada Oct 2008, tepat setelah kejatuhan itu. +
+ +
+ + +

+ “teori penularan kompleks.” +

+ +
+ + + “Threshold Models of Collective Behavior” oleh Granovetter (1978) + adalah pertama kalinya, setahuku, seseorang mendeskripsikan sebuah model "penularan kompleks". + (meskipun dia tidak menggunakan nama spesifik itu) + +

+ + + “Evidence for complex contagion models of social contagion from observational data” + oleh Sprague & House (2017) + menunjukkan bahwa penularan kompleks memang benar adanya. (setidaknya, dalam data media sosial yang mereka teliti) + +

+ + Dan yang terakhir, + + “Universal behavior in a generalized model of contagion” oleh Dodds & Watts (2004) + mengajukan sebuah model yang menyatukan semua jenis penularan: + sederhana dan kompleks, biologis dan sosial! + +
+ +
+ +

+ “oposum memiliki 13 puting” +

+
+ tersusun membentuk sebuah cincin yang terdiri dari 12 puting, plus satu lagi di tengah +
+
+ + +

+ “pemikiran kelompok” +

+ +
+ Istilah yang terinspirasi oleh Orwell ini diciptakan oleh Irving L. Janis pada 1971. + + Dalam artikel aslinya, + Janis menyelidiki kasus-kasus pemikiran kelompok, membuat daftar penyebabnya, dan — untungnya — + beberapa penyelesaian yang mungkin. +
+ +
+ + +

+ “mengikat dan menjembatani modal sosial” +

+ +
+ Dua jenis modal sosial ini — "pengikatan" (bonding) dan "penjembatanan" (bridging) — + dinamakan oleh Robert Putnam dalam bukunya yang mencerahkan dari 2000, + + Bowling Alone. Penemuannya: + lintas hampir semua pengukuran empiris terhadap keterhubungan sosial, + orang Amerika lebih kesepian daripada yang pernah sebelumnya. + Golly. +
+ +
+ + +

+ “ada titik pas untuk penjembatanan” +

+ +
+ + “The Strength of Weak Ties” oleh Granovetter (1973) + menunjukkan bahwa hubungan lintas kelompok membantu menyebarkan penularan sederhana (seperti informasi), + tetapi + + “Complex Contagions and the Weakness of Long Ties” oleh Centola & Macy (2007) + menunjukkan bahwa hubungan lintas kelompok tidak membantu penularan kompleks, + dan sebenarnya, bahkan bisa menghambatnya! +
+ +
+ + +

+ “jaringan dunia kecil” +

+ +
+ + Ide suatu "dunia kecil" dipopulerkan oleh + eksperimen Travers & Milgram pada 1969, + yang menunjukkan bahwa, rata-rata, dua individu yang dipilih secar acak di Amerika Serikat hanya + berjarak enam pertemanan dari satu sama lain — "six degrees of separation"! + +

+ + Ide jaringan dunia kecil mendapatkan lebih banyak matematika setelah + + “Collective dynamics of small-world networks” oleh Watts & Strogatz (1998), + yang mengajukan sebuah algoritma untuk membuat jaringan + dengan jarak garis yang rata-rata kecil (low degree of separation) + dan banyak pengelompokkan (para teman memiliki banyak teman mutual) — + atau, dalam kata lain, sebuah jaringan yang mencapai titik yang pas! + +

+ + Kamu juga bisa bermain dengan + + sebuah adaptasi visual, interaktif dari makalah tersebut karya Bret Victor (2011). + +
+ +
+ + +

+ “[jaringan dunia kecil] menjelaskan bagaimana neuron kita terhubung” +

+ +
+ + “Small-world brain networks” oleh Bassett & Bullmore (2006). +
+ +
+ + +

+ “[small world networks] give rise to collective creativity” +

+ +
+ + + “Collaboration and Creativity: The Small World Problem” by Uzzi & Spiro (2005). + This paper analyzed the social network of the Broadway scene over time, + and discovered that, yup, the network's most creative when it's a "small world" network! + +
+ +
+ + +

+ “[jaringan dunia kecil] mengembangkan kreativitas kolektif” +

+ +
+ Lihat + + “Social Physics” oleh profesor MIT Alex "Sandy" Pentland (2014) + untuk sebuah pendekatan berbasis data terhadap kecerdasan kolektif. +
+ +
+ + +

+ “[jaringan dunia kecil] membantu Presiden AS John F. Kennedy menghindari perang nuklir!” +

+ +
+ + Selain ledakan NASA Challenger, contoh paling terkenal dari pemikiran kelompok + Besides the NASA Challenger explosion, the most notorious example of groupthink + adalah kegagalan Bay of Pigs. + Pada 1961, Presiden AS John F. Kennedy dan dan tim penasihatnya berpikir + — entah kenapa — + bahwa merupakan ide yang bagus untuk diam-diam menginvasi Kuba dan menggulingkan Fidel Castro. + Mereka gagal. + Sebenarnya, lebih buruk daripada gagal: kejadian tersebut berujung pada Krisis Rudal Kuba pada 1962, + saat dunia amat sangat nyaris mengalami perang nuklir total. + +

+ + Yep, JFK sangat membuat sebuah kesalahan pada titik itu. + +

+ + Namun, setelah mendapatkan beberapa pelajaran keras dari insiden Bay of Pigs, + JFK mengatur ulang timnya untuk menghindari pemikiran kelompok. + Di antaranya, dia: + 1) aktif mendorong orang-orang untuk menyuarakan kritik, + sehingga menurunkan "ambang penularan" untuk ide alternatif. + Dan + 2) dia memecahkan timnya menjadi subkelompok sebelum mengumpulkan mereka kembali, + yang membentuk wujudnya menjadi mirip "jaringan dunia kecil"! + Serentak, pengaturan ini memberikan ruang bagi keberagaman opini yang sehat, + tetapi tanpa menjadikannya terlalu terpecah-pecah — kebijakan kerumunan. + +

+ + Dengan demikian, melibatkan individu yang sama dengan yang membuat keputusan mengenai Bay of Pigs, + tetapi mengatur ulangnya secara kolektif untuk membuat kebijakan terhadap Krisis Rudal Kuba... + tim JFK berhasil mencapai kesepakatan damai dengan pemimpin Soviet Nikita Khrushchev. + Para Soviet akan menyingkirkan rudal-rudal mereka dari Kuba, dan sebagai imbalannya, + AS berjanji untuk tidak menginvasi Kuba lagi. + (dan juga setuju, secara diam-diam, untuk menyingkirkan rudal AS dari Turki) + +

+ + Dan itulah cerita bagaimana hampir seluruh dari umat manusia hampir meninggal. + Namun sebuah jaringan dunia kecil berhasil menyelamatkan semuanya! Semacamnya. + +

+ + Kamu bisa baca lebih banyak soal ini + + di Harvard Business Review, + atau dari + + artikel aslinya mengenai pemikiran kelompok. + +
+ +
+ + +

+ “kita memengaruhi ... teman dari teman dari teman kita” +

+ +
+ Lagi-lagi, dari buku karya Nicholas Christakis dan James Fowler + yang gemilang, + + Connected (2009). +
+ +
+ +

+ “biasakan skeptis terhadap ide-ide yang merayumu” +

+
+ ya, termasuk ide-ide di penjelasan yang bisa dieksplorasi ini. +
+
+ + +

+ ★ Mode Sandbox ★ +

+ +
+ Shortcut keyboard-nya (1, 2, spasi, hapus/backspace) + dapat digunakan untuk semua teka-tekinya, tidak hanya dalam Mode Sandbox! + Serius, kamu bisa balik ke sebuah bab berbeda + dan langsung ubah-ubah simulasinya di sana. + Sebetulnya, itulah bagaimana aku membuat semua teka-teki ini. Selamat bersenang-senang! +
+ +
+ + + +
+ +