Skip to content
Open
Show file tree
Hide file tree
Changes from all commits
Commits
File filter

Filter by extension

Filter by extension

Conversations
Failed to load comments.
Loading
Jump to
Jump to file
Failed to load files.
Loading
Diff view
Diff view
9 changes: 9 additions & 0 deletions F1G119037-Subhan Aldiansyah/Tugas 1/index.html
Original file line number Diff line number Diff line change
@@ -0,0 +1,9 @@
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>F1G119037 | Subhan Aldiansyah</title>
</head>
<body>
<h2>Halo Ilkom!</h2>
</body>
</html>
66 changes: 66 additions & 0 deletions F1G119037-Subhan Aldiansyah/Tugas 2/HTML Dasar.html
Original file line number Diff line number Diff line change
@@ -0,0 +1,66 @@
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<meta charset="UTF-8">
<meta http-equiv="X-UA-Compatible" content="IE=edge">
<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
<title>SubSub-Hann Blog</title>
</head>
<body style="background-color: rgba(1, 4, 20, 0.945); color: white;">
<img src="https://www.freewebheaders.com/wp-content/gallery/halloween/halloween-house-of-horrors-at-moon-light-header.jpg" alt="Horror Banner" weight="1024" height="300">
<h1 style="text-align: center; font-size: 50px; color:rgb(95, 241, 241);">SubSub-Hann Blog</h1>
<hr>

<h2 style="font-family: chiller;font-size: 50px;">Scary Opening</h2>
<img src="https://cdn.pixabay.com/photo/2016/09/27/19/04/nightmare-1699071_960_720.jpg" alt="Mimpi Buruk" weight="640" height="362" style="padding-left:100px;" >
<p style="text-align: justify; padding-left: 100px; padding-right: 100px; font-size: 10px; color:grey"><i>Sumber : </i><a href="https://pixabay.com/id/photos/mimpi-buruk-takut-kengerian-1699071/" target="_blank">Pixabay</a></p>
<pre style="font-size: 11px; padding-left: 100px; color:rgb(95, 241, 241)"><br>Ditulis oleh <b>Subhan Aldiansyah</b> 15 September 2021 18:25</pre>
<p style="text-align: justify; padding-left: 100px; padding-right: 100px;">Mengawali cerita horor itu jangan setengah-setengah. Kita harus bisa narik pembaca di awal paragraf agar mereka gak kabur duluan sebelum kita menyuguhkan bagian terbaik dari naskah kita.</p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 100px; padding-right: 100px;">Seperti yang telah kita tau sebelumnya, inti pada cerita horor adalah menciptakan suasana yang menyeramkan agar pembaca ketakutan. Nah, berikan <i>feel</i> itu di awal cerita, di bab pertama. Kalau perlu di paragraf pertama itu <i>feel</i> seramnya udah dapet, karena itulah yang dicari orang-orang saat ingin membaca cerita horor. </p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 100px; padding-right: 100px;">Gak perlu harus nunggu sampai ending bab 1 apalagi bab 2 untuk memberikan kesan horor pertama, sebab pembaca bisa aja udah minggat di pertengahan bab pertama. Kalau sampai itu terjadi, feel horor yang kita suguhkan di ending bab 1 pun jadi sia-sia. Rugi, kan? Maka dari itu, bagian awal bab 1 sangat penting untuk mendapatkan pembaca. </p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 100px; padding-right: 100px;"><b>Scary opening</b> bisa diciptakan melalui permainan tensi. Mengawali cerita dengan tensi yang tinggi bisa menarik perhatian pembaca, sebab <i>feel</i> horornya sudah terasa sejak paragraf pertama. </p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 100px; padding-right: 100px;">Adegan bertensi tinggi yang bisa menciptakan suasana menyeramkan bisa diawali dengan tokoh yang terjebak. Menyiksa tokoh di awal itu sangat bagus untuk menarik pembaca. Kita bisa membuat salah satu tokoh terjebak di rumah tua bersama dengan orang gila yang memegang pisau, terjebak di gang sempit dengan <i>zombie</i> yang berjalan perlahan menghampiri tokoh, terjebak di rumah sakit yang dijadikan sebagai sarang hantu, terjebak di atas perahu sambil dikelilingi oleh ikan piranha, terjebak di <i>lift</i> sendirian, terjebak di dalam terowongan tambang, dan lain-lain. </p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 100px; padding-right: 100px;">Mari kita lihat cuplikan cerita di bawah ini.</p>

<h3 style="font-family: chiller; font-size:30px; padding-left: 100px; color:red">TERSESAT</h3>
<img src="https://d15hng3vemx011.cloudfront.net/attachment/50267589611672124354" alt="Hutan Malam" weight="320" height="181" style="padding-left:100px;" >
<p style="text-align: justify; padding-left: 100px; padding-right: 100px; font-size: 10px; color:grey"><i>Sumber : </i><a href="https://tumblr.com" target="_blank">Tumblr</a></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 130px; padding-right: 100px; font-family: book antiqua;">
Napas memburu selaras dengan detak jantung. Paru-paru kembang kempis secara tak beraturan
dengan tempo yang cepat. Hal itu benar-benar membuat dada sesak. Seorang pria berlari tanpa
arah menyusuri jalur tanjakan dengan tergopoh. Meskipun berulang kali terjatuh akibat jalan
setapak yang penuh dengan batu, ia tetap bangkit dan meneruskan langkah tanpa memedulikan
tubuh yang sudah luka-luka. Sesekali pria itu menoleh ke belakang. Tampak seorang wanita
mengenakan sinjang dan apok berwarna kuning dengan hiasan bunga dan daun di sudut pakaian.
Tak lupa pula dengan selendang yang sangat panjang dan lebar melekat di pinggangnya.
Selendang itu berkibar seolah diterpa angin. Ya, wanita itu mengenakan pakaian penari
jaipong.
</p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 130px; padding-right: 100px; font-family: book antiqua;">Namun, jangan sekali-kali berpikir kalau dia itu cantik. Tidak! Tidak sama sekali. Siapa yang
tak lari jika melihat seorang wanita tua berlumuran darah dengan kaki yang sama sekali tak
menyentuh tanah? Bahkan terdapat kelabang yang keluar masuk di pipinya yang keriput. Wanita
itu mengejar si pendaki dengan tenang. Bahkan tangannya yang gemulai tak berhenti menari.
Meskipun badan terlihat gemulai, lehernya tampak kaku seperti telah mengalami kecelakaan.
Kepalanya tak pernah bergerak, selalu dalam posisi miring ke kiri. Sementara itu, si pendaki
sudah hampir kehabisan napas menyusuri tanjakan tanpa istirahat.
</p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 100px; padding-right: 100px;"><br>Yah, kurang lebih seperti itu
cara membuka cerita dengan teknik <i>Scary Opening</i>. Bagian selanjutnya akan dibahas di <i>part</i> yang lain.</p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 100px; padding-right: 100px; color:rgb(95, 241, 241); font-family: courier new; font-size:12px;">Terima kasih telah berkunjung ....</p>
<hr>

<pre>
<i>
Ditulis oleh Subhan Aldiansyah
NIM F1G119037
subhanaldiansyah3@gmail.com
Sulawesi Tenggara, Indonesia
</i>

Kunjungi akun media sosial saya : <a href="https://facebook.com/subhan.aldiansyah" target="_blank">Facebook</a>
</pre>

<hr>
<p style="text-align: center;"><b>copyright SubSub-Hann 2021</b></p>
</body>
</html>